Categories
Cerita Kopi

Kopi Wamena setara dengan kopi kelas dunia

Blue Mountains coffee adalah salah satu kopi terbaik di dunia yang terkenal dengan karakter good acidity, intense aroma, fairly good body, clean. Ditanam di area perbukitan di bagian timur pulau Jamaika bernama Blue Mountains, perpaduan kondisi tanah, curah hujan, dan temperatur yang sesuai menghasilkan kopi berkualitas tinggi dengan rasa menawan.

Menurut sebuah sumber, Indonesia memiliki daerah penghasil kopi yang kualitasnya setara dengan Blue Mountains Coffee yaitu Wamena di Papua. Hal ini dimungkinkan karena menurut sumber tersebut bibit kopi yang ditanam dari Papua berasal dari Blue Mountains yang dibawa oleh orang Belanda pada jaman kolonial.

Saya tidak begitu peduli pada keabsahan cerita tersebut. Saya sendiri belum pernah mencoba merasakan kopi dari Blue Mountains, namun buat saya kopi Papua Wamena adalah kopi terfavorit. Entah apakah kopi ini bisa mewakili rasa Blue Mountains coffee yang legendaris itu atau tidak.

Salah satu kedai kopi tempat saya mampir untuk menikmati Papua Wamena adalah Rumakopi di Jl. Suryo 20 lt. 2, Jaksel. Beda kedai kopi bisa beda rasa Wamena-nya. Dan Rumakopi menyajikan rasa kopi Papua Wamena yang pas untuk saya

Sumber : tukangkopi.com

Categories
Bisnis Kopi

Papua Kembangkan Kopi Arabika Dan Cokelat

Mulia Ginting Munthe Senin, 15/07/2013 15:46 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Koperasi dan UKM mengembangkan dua komoditas unggulan dari bumi Papua yang dilaksanakan melalui pendekatan program one village one product , yakni kopi arabika organik dan cokelat.

Deputi Bidang Pengkajian Sumberdaya UKMK Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta menjelaskan optimalisasi komoditas kopi dan cokelat itu mengedepankan peranan koperasi di wilayah ini.

”Kedua unit koperasi yang diberi kepercayaan menjadi koordinator adalah Koperasi Serba Usaha (KSU) Baliem Arabika di Jayawijaya dan KSU Namblong Indah Mandiri di Kabuoaten Jayapura,” katanya kepada Bisnis, Senin (15/7/2013).

Setelah kedua komoditas tersebut ditetapkan sebagai unggulan Provinsi Papua, Kementerian Koperasi dan UKM menginginkan terjadi sinergitas antara pemerintah provinsi dengan seluruh perangkat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Sinergi pengembangan kedua komoditas itu dari hulu hingga hilir akan membuat kopi dan cokelat dari Papua bisa bersaing pada pasar nasional dan luar negeri. Kopi dan cokelat Papua harus menjadi kebanggaan masyarakatnya.

Menurut Wayan Dipta, banyak masyarakat yang terlibat mengembangkan kopi dan cokelat sehingga berpotensi meningkatkan kesejahteraan. “Kami berharap ada instruksi dari gubernur sebagai dasar pengembangan produk unggulan di Papua.”

Apalagi KSU Baliem Arabika memiliki visi untuk mewujudkan salah satu program pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan kopi arabika bersertifikasi organik berstandar ekspor.

Menghasilkan kopi standar ekspor, kata Wayan, akan meningkatkan standar nilai jual di tingkat petani serta memiliki posisi tawar untuk memasarkan hasil produk mereka. Saat ini KSU Baliem Arabika memasarkan kopi dengan merk dagang Baliem Vlue Coffee.

”Pasarnya, a.l. telah masuk ke Amerika Seriklat, Belgia, Belanda, dan Jerman. Prestasi ini bisa diraih, karena produknya diperkuat dengan srtifikasi kopi organik, sertifikasi fair trade serta sertifikasi rain forest alliance,” tutur I Wayan Dipta.

KSU Baliem Arabika sudah mampu mengekspor secara mandiri, akan tetapi masih terkendala dengan pelabuhan yang masih mengandalkan masuk Makassar lebih dulu. Hal ini membuat biaya gudang meningkat jadi Rp70 juta per tahun.

Categories
Cerita Kopi

Kopi Papua Wamena Manis dan Wangi

Jum’at, 2 November 2012 , Mutya Hanifah – Okezone

Bianca Beatrice, Runner Up 1 Miss Coffee International 2012Bianca Beatrice Runner Up 1 Miss Coffee International 2012

Bianca Beatrice, Runner Up 1 Miss Coffee International SEBAGAI Runner Up I Miss Coffee International, pastilah Bianca Beatrice telah mencoba beragam kopi asli Indonesia. Kopi manakah yang menjadi favoritnya? Bianca Beatrice, yang mewakili Indonesia dalam ajang Miss Coffee International 2012, berhasil meraih posisi Runner Up 1.

Selama ajang pemilihan, Bianca telah mencoba beragam kopi Indonesia.

“Sewaktu pemilihan, ada kegiatan yang namanya cupping, yaitu mencoba semua kopi Indonesia, mulai dari kopi Gayo dari Aceh hingga kopi Papua,”

tuturnya kepada Okezone di Jakarta, belum lama ini. Selama mencoba semua kopi tersebut, ternyata yang menjadi favorit Bianca adalah kopi Papua Wamena.

“After taste-nya enak, manis. Aromanya juga wangi sekali,”

ujarnya. Ia mengaku baru mencoba kopi tersebut selama masa karantina di ajang Miss Coffee International 2012.

“Kopinya memang di Jakarta masih sulit dicari, karena itu jenis kopi baru,” pungkasnya. Kopi Papua Wamena adalah kopi yang tumbuh di daerah Pegunungan Jayawijaya Wamena, di ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut. Kopi ini memiliki aroma dan cita rasa yang khas, serta dapat digolongkan sebagai kopi organik karena proses pertumbuhannya alami. Kopi ini tidak terasa asam karena memiliki kadar asam yang rendah. (ftr)

Sumber : www.okefood.com