Berbicara tentang kopi, persebaran kopi kian meluas dan tidak hanya ada di Pulau Jawa saja. Saat ini, hampir di seluruh pulau di Indonesia memiliki jenis kopi tersendiri, tidak terkecuali, Papua. Namun, tahukah kamu tiga kopi asal papua ini menjadi idola dunia?
1. Kopi Amungme
Nama Kopi Amungme diambil dari nama suku yang mengelolanya yaitu, Suku Amungme. Kopi Amungme dibudidayakan di Lereng Gunung Jayawijaya, yang memiliki ketinggian diatas 1.200-2.000 mdpl. Kopi Amungme memiliki rasa yang sedikit asam, memiliki aroma manis yang khas, dan memiliki aftertest moka.
Kopi Amungme Gold sebagai Kopi Arabika yang dibudidayakan di lereng Gunung Nemangkawi oleh Suku Amungme (wilayah Timika/Mimika). Ditanam dengan standar organik dan dirawat menggunakan kompos alami. Akan tetapi produk kopi kebanyakan disuplai dari wilayah Adat Mee dan La-Pago.
2. Kopi Wamena
Nama Kopi Wamena juga didasarkan pada nama tempat produksinya yaitu, Wamena. Dibudidayakan di Lembah Baliem yang memiliki ketinggian 1.200-1.600 mdpl. Cita rasa yang diberikan oleh kopi ini adalah sedikit asam dengan nuansa coklat dan floral.
Kopi Wamena (Lembah Baliem): Kopi Arabika yang paling terkenal. Ditanam secara organik pada ketinggian 1.500-2.000 mdpl. Memiliki karakter yang halus, tingkat keasaman sedang, dan aroma buah yang kuat dengan sisa rasa (aftertaste) yang
3. Kopi (Pegunungan) Bintang
Kopi arabika Pegunungan Bintang ditanam di Pegunungan Bintang. Selain ditanam secara organik, biji kopi dipanen secara manual, hasil panen juga diproses secara manual dengan tangan manusia bukan mesin. Kopi Pegunungan Bintang memiliki rasa khas yaitu citrus, berry, jeruk, fruity, sweet chocolate, sugar cane dan peach.
Kopi Pegunungan Bintang (Koteka) adalah varietas Tipika, sama dengan kopi Papua pegunungan lainnya, yang tumbuh di daerah Pegunungan Bintang. Kopi ini berbuah sepanjang tahun dan diproses secara tradisional tanpa bahan kimia.
4. Kopi Moanemani
Kopi Moanemani ditanam oleh petani tradisional Suku Mee di Kabupaten Dogiyai. Kopi Arabika organik ini sangat populer di Eropa dan Amerika karena perpaduan rasa kacang, karamel, rempah, dan cokelat.
Kopi MoanemaniĀ lebih dikenal luas di seluruh Tanah Papua di era 1980-an sampai tahun 2000-an diambil-alih oleh Kopi Wamena. Produk kopi ini sudah lama dikenal di pasar tradisional di seluruh tanah Papua sebelum kopi lain bermunculan belakangan ini.
Kopi Lainnya: Terdapat juga varian lain seperti Kopi Arfak, Kopi Lanny Jaya, Kopi Paniai, dan Kopi Mapia yang masing-masing memiliki profil rasa rempah unik khas pegunungan Papua.
Merek Dagang Produk Kopi Papua yang selama ini dikenal ialah Baliem Blue Coffee (Wamena), Kopi Lani (Tiom), Kopi Walak (Wamena), Kopi Senang (Sorong) dan lainnya.
