Categories
Uncategorized

Workshop Kopi Papua

Pada sabtu 15 Mei 2010, bertempat di sekretariat Tji Liwoeng Balekembang, Condet, Yayasan Forum Kebangsaan Generasi Muda Papua, mengadakan Workshop Sehari bertemakan, “Peran mahasiswa dan pemuda dalam pemberdayaan petani Kopi di Papua”. Saya berkesempatan menghadirinya.

Hadir sebagi pembicara, Ir. Lili Toraja, dari Bina Desa dan Revitriho Hosodo dari Global Justic. Masing masing berbica tentang teknik budidaya kopi dan melawan hegemoni starbuck.

Dalam workshop itu terungkap, ternyata Papua mimilik kopi terbaik di seluruh Indonesia. Kualistanya punya potensi ekspor. Buktinya, baru-baru ini, Tempo interaktif melaporkan Papua akan mengeskpor kopi sebanyak 40 ton ke Amerika Serikat.

Walau demikian, potensi budidaya kopi ditanah Papua belum dimaksimalkan. Budidaya perkebunan kopi masi dilakukan secara tradisional. Petani kopi papua belum mendapatkan pendampingan yang baik dari para penyulu lapangan. Pasar juga masi menjadi salah satu kendala.

Di lain pihak, perdagangan Kopi ternyata masi dimonopoli oleh pedagang-pedangan besar. Salah satunya korporasi bernama starbuck. Korporasi ini mengendalikan distribusi dan juga turut mengatur harga komoditi kopi dunia. Lebih parah lagi korporasi ini mengambil keuntungan besar sementara itu banyak pedagan kopi di seluruh dunia yang tidak menikmati hasil jeripayah mereka.
Sumber : http://begitusudah.blogspot.com/

Categories
Uncategorized

Pertumbuhan Ekonomi Papua di Atas Rata-Rata

JAYAPURA [PAPOS] – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil menengah Syarief Hassan mengatakan rasa kebanggaannya karena pertumbuhan ekonomi Papua melebihi diatas rata-rata nasional.

“Yang membuat saya bangga, karena pertumbuhan ekonomi di Papua melebihi diatas pertumbuhan angka rata-rata nasional. Saya tau pasti pertumbuhan ekonomi di Provinsi Papua sekarang pada kwartal pertama sudah mencapai angka tujuh persen,”

kata Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Syarief Hassan dalam sambutannya pada pembukaan seminar kewirausahaan bagi mahasiswa dan Perguruan Tinggi se Jayapura /UMKM binaan Perbankan se Kota Jayapura yang berlangsung kemarin Senin (3/4) di Aula USTJ Abepura – Kota Jayapura.

Sebab jika dilihat, Pertumbuhan ekonomi secara nasional sejak lima tahun terakhir ini mengalami tingkat pertumbuhan ekonomi nasional selalu diatas rata –rata enam persen. Namun untuk Papua justru melebihi angka tersebut, yakni tujuh persen.

Hal ini menurut Menkop karena kekuatannya gubernur yang saat ini dipilih adalah memiliki visi agar ekonomi Papua semakin meningkat kedepan. “Implikasinya dapat dilihat bahwa tingkat pengangguran yang terjadi Provinsi Papua jauh lebih rendah dibandingkan dengan di tingkat nasional secara rata –rata.

Namun menurutnya hal ini belumlah cukup. Untuk itu dirinya mengajak agar bersama – sama ditingkatkan ekonomi Papua. Dengan demikian program pemerintah pusat, master plan pembangunan Papua dan Papua Barat akan menjadi kenyataan kedepan yang lebih baik sesuai dengan yang direncanakan bersama.

Untuk itu menteri juga mengucapkan terima kasih terhadap acara ini karena hal ini merupakan gerakan kewirausahaan nasional, bagaimana suatu gerakan yang timbulkan oleh generasi muda Papua bagaimana menangkap peluang yang sudah diciptakan oleh pemerintah dan juga, bagaimana peluang yang betul – betul dapat diraih. Agar  generasi muda Papua bisa memberikan kontribusi selain kepada diri sendiri, juga memberikan kontribusi ekonomi kepada keluarga dan juga lingkungannya serta kepada bangsanya.

Salam Presiden SBY Saat memberikan sambutannya itu, menteri juga mengutarakan salam yang disampaikan kepala negara Presiden Susilo Bambang Yudoyono kepada generasi muda di Papua. Sebab saat ini, Pembangunan di Provinsi Papua dan Papua Barat menjadi prioritas pemerintah pusat.