Categories
Bisnis Kopi

RI Penghasil Kopi Terbesar di Dunia, Harga Dikendalikan Amerika dan Inggris

http://economy.okezone.com/, Dedy Afrianto, Jurnalis, Jum’at, 3 Juni 2016 – 19:31 wib

JAKARTA – Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia. Bahkan, untuk kopi robusta, Indonesia saat ini menduduki peringkat tiga eksportir terbesar di dunia dengan kualitas terbaik.

Namun, saat ini Indonesia masih belum dapat menentukan sendiri harga kopi pada tingkat perdagangan global. Padahal, menurut Wakil Ketua Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI), Pranoto Soenarto, saat ini kopi Indonesia telah diekspor 400.000 ton per tahun.

“Produksi kopi di Indonesia itu mencapai 600.000 ton per tahun, 400.000 ton itu impor. Malahan kita itu adalah eksportir kopi nomor 4 di dunia. Tapi belum bisa menentukan harga,” jelasnya saat ditemui di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (3/6/2016).

Saat ini, lanjutnya, harga kopi robusta dikendalikan oleh bursa berjangka di London dan kopi arabica dikendalikan bursa berjangka di New York. Hal ini pun dikemukakan oleh pengusaha eksportir kopi. Pasalnya, negara tersebut bukanlah merupakan penghasil kopi namun justru berhasil menentukan harga kopi.

Keadaan ini berdampak pada rendahnya harga kopi. Padahal, saat ini jumlah produksi kopi telah menurun.

“Makanya saya mau masukkan ke bursa di Jakarta agar harga kopi kita tinggi,” jelasnya.

Pemerintah saat ini tengah berencana untuk melakukan perdagangan kopi di Bursa Berjangka Jakarta (BBJ). Diharapkan, nilai jual kopi akan meningkat dan Indonesia dapat menentukan harga kopi tanpa harus bergantung kepada negara lain.

Ditargetkan, dalam tiga bukan mendatang harga kopi telah meningkat dari saat ini sebesar USD1.600 per metrik ton di bursa London menjadi lebih tinggi lagi dengan menjualnya dari bursa Jakarta.

(dni)

Categories
Bisnis Kopi

KSU Baliem Arabica Export 12 Ton ke USA

Jayapura – Periode Desember hingga Januari 2013 KSU ( Koperasi Serba Usaha ) Baliem Arabica berhasil melakukan Ekspor Kopi Arabica Ke Negara adi daya USA ( Amerika Serikat ) , sebanyak 12 Ton selaku eksportir tunggal Kopi Arabica Wamena. Hal tersebut merupakan pencapaian yang sempurna,sebagai pelaku usaha Pribumi Papua.

Sejak Juni 2007 dibentuk Koperasi Serba Usaha ( KSU ) kopi Arabica dengan mengusung visi dan misi salah satu mewujudkan program Nasional yaitu pemberdayaan Ekonomi kerakyatan melalui pengembangan kopi Arabica bersertifikat organic dengan standart export dengan tujuan ke Negara maju.

Hal tersebut telah dibuktikan dengan produknya yang sudah merambah ke berbagai belahan dunia selain USA ,juga cina, Swiis dan Jepang,” kata Ketua KSU Baliem Arabica kemarin bertempat di Hotel Horison Jayapura 1/3-2013. Dikatakan, di bulan April nantinya pihaknya akan mengeksport kembali ke USA lebih dari 12 ton dimana hal tersebut sesuai permintaan dari salah satu Pengusaha Lokal disana.

Untuk Area Perkebunan Kopi Arabica Organik Meliputi Mambramo tengah,lani jaya, Tolikara, Pegunungan Bintang, Puncak Jaya,Yalimo dan dan Yahokimo, menurut Selion Tempat- tempat tersebut merupakan sentra pertanian Kopi arabika mutu terbaik yang ada di papua dan guna memudahkan petani memasarkan Kopi keluar perkebunan, pihak Koperasi Baliem Arabica selalu menggunakan system jemput bola artinya setiap panen tiba pihak KSU langsung ambil ditempat tempat tersebut dari petani,hal tersebut dilakukan untuk memutus agar biaya yang dikeluarkan para petani untuk membawa hasil produksi lebih kecil , paparnya.

penjemputan bukan hanya di area perkebunan kopi Kabupaten Jayawijaya tetapi juga kekabupaten lain Di Pegunungan tengah,termasuk kabupaten Puncak jaya.

Untuk harga perliter Kopi Arabica dari Petani mencapai rp 7 ribu dari harga sebelumnya rp 5 ribu per liter, kenaikan harga tersebut dilakukan Pihak KSU bertujuan agar Kesejahteraan petani kopi semakin baik dan para petani kopi akan semakin lebih termotivasi untuk berkebun dengan lebih baik lagi sehingga mampu menghasilkan kopi unggulan yang nantinya siap bersaing di Pasar global, pungkas Selion ( Ady/don/lo1)

Sumber: BintangPapua.com

Tanggal: Senin, 04 Maret 2013 01:27

Categories
Bisnis Kopi

Ekspor Kopi Pertama Papua Ke Amerika

Pada hari Sabtu, tanggal 20 Maret 2010, ekspor perdana satu kontainer kopi Arabika Baliem dengan grade 1 ke Amerika Serikat telah berhasil dilaksanakan. Kopi tersebut diberangkatan dari pelabuhan Makassar dan dijadwalkan tiba pada tanggal 27 April di Oakland, California, AS. Proses ekspor memakan waktu cukup lama karena Propinsi Papua belum merupakan zona ekpor internasional. Namun Koperasi mendapatkan ijin untuk melakukan ekspor kopi dari pelabuhan internasional di Makassar. Pengiriman tersebut merupakan titik bersejarah karena tidak pernah sebelumnya ada produk pertanian Papua yang dapat diekspor ke pembeli internasional. Pengiriman perdana tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Perkebunan Propinsi Papua, Bapak Melkias Monim, Kepala Koperasi Arabika lembah Baliem, Bapak Selion Karoba, Koordinator program PADA dan Bapak Kornel Gartner, dan sebagai tamu seorang pelaku bisnis kopi dari Jerman, Bapak Stefan Mechthold. Mengenai pengiriman tersebut, Bapak Melkias Monim menyatakan, “Ini merupakan hari bersejarah bagi Papua. Petani-petani kopi dataran tinggi harus berbangga hati karena mereka dapat memasok kopi ke pasar kopi spesial internasional.”

Proses pengiriman kopi ini bukanlah tugas mudah. Pertama, skala kecil pembelian dilakukan oleh Koperasi dari petani-petani di wilayah terpencil Lembah Baliem. Setelah diolah, lot sebanyak 12 ton harus diangkut menggunakan penerbangan komersial ke kota pelabuhan Jayapura. Terakhir, kopi tersebut dikirim melalui laut ke Makassar sebelum melanjutkan perjalanan ke AS. Namun demikian, karena dedikasi petani-petani kopi Lembah Baliem, Koperasi Arabika Baliem, tim AMARTA-PADA dan dukungan luar biasa dari Pemerintahan Propinsi Jayawijaya dan Papua maka pengiriman tersebut menjadi kenyataan. Sekarang pecinta kopi internasional dapat menikmati kopi dengan cita rasa yang sangat unik dan tidak ditemukan di tempat lain di dunia.

Kopi tersebut dibeli oleh Paragon Trading Company di Amerika Serikat. Koperasi Petani Arabika Baliem dapat menghasilkan laba hampir $43.000 dari transaksi ini. Ini merupakan terobosan bagi petani-petani
kopi dataran tinggi Papua. Laba dari transaksi ini akan langsung dinikmati oleh petani anggota Koperasi dan digunakan untuk terus membeli kopi dengan harga yang layak dan memberikan bantuan teknis dan materi kepada petani-petani kopi di seluruh Lembah Baliem.

http://www.amarta.net/amarta/successstory

http://www.paragoncoffee.com/

Contact Information
Roland W. Veit, Chairman, ext 14 roland@paragoncoffee.com

Traders:
Robert Briante, ext 16
Michael Silberstein, ext 17 michael@paragoncoffee.com
Stephen Bauer, ext 18 steve@paragoncoffee.com
Murray Ross, Cell: (205) 356-1022 murray@paragoncoffee.com
Greg Dietrich, ext 13 greg@paragoncoffee.com

Chief of Operations: Richard Palombo ext.19 mailto:richard@paragoncoffee.com

Traffic Department:
Juan Tacuri, ext 20 traffic@paragoncoffee.com
Kerry Sullivan, ext 21 traffic@paragoncoffee.com

Chief Financial Officer: Sam Berger, ext 26 sam@paragoncoffee.com

Accounting:
Connie Bustelo, connie@paragoncoffee.com
Maria Blanco, ext 24 maria@paragoncoffee.com
Joshua Finley, ext 23 joshua@paragoncoffee.com

Administration:
Catalina Acevedo, ext 10 catalina@paragoncoffee.com
June Ng Tiburzi, ext 11 june@paragoncoffee.com

Sample Room Manager:
Andrew Joelson, ext 27 andrew@paragoncoffee.com

Telephone: 914-949-2233
FAX: 914-949-1211
Postal address
445 Hamilton Avenue
White Plains, New York 10601

General Information: mailbox@paragoncoffee.com
Sales: trading@paragoncoffee.com
Webmaster: mailto:john@tiburzi.com

Sumber Berita:

  • http://fadilconnoisseurcoffee.blogspot.com/2011/05/ekspor-kopi-pertama-papu-ke-amerika.html?spref=fb
  • http://papuacoffees.com/news/read/ekspor-pertama-ke-usa-2010.html