Logo
  • Kopi Papua
    • Sejarah Kopi Papua
    • Rahasia Proses Pengolahan Kopi Papua
    • Baliem Blue Coffee
  • Profil
    • Profil Kopi Papua
    • Kopi Spesialti Papua
    • Kopi-Kopi Papua
    • Profil Kopi Indonesia
  • Perusahaan
    • KSU Baliem Arabica
    • Koperasi Serba Usaha Baliem Arabica
    • Harga Kopi
  • News
    • Berita Perusahaan
      • KBA – Baliem Blue Coffee
      • BANANA LEAF CAFES
    • Bisnis Kopi
    • Cerita Kopi
  • About
    • Visi & Misi
    • Our Services
    • Layanan Kami
    • Projects V2
    • Our Services
    • Team Members
  • Contact
    • Peluang Usaha
    • Links
      • KSU Baliem Arabica
      • BANANA LEAF CAFES
      • Wantok Coffee
Logo

Organic Arabica - Papua Single Origins

  • Address

    d/a PT PAPUA MAJU BERSAMA, Kompleks Missi, Pos 7 Sentani 99352, Papua, Indonesia
  • Email

    cs@kopipapua.com
  • OFFICE HOURS

    Office Hours: 8:00 AM – 7:45 PM

Kisah Lemius Kogoya dengan Galeri Kopinya di Wamena

  • Home
  • Kisah Lemius Kogoya dengan Galeri Kopinya di Wamena
  • By admin
  • In Cerita Kopi

KBRN, Wamena: Lemius Kogoya (35), pria asal  Papua tetapatnya di Kampung Onggobaga Distrik Bpiri Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua pegunungan, mampu mendirikan usaha kopi Papua dengan nama brand Galery Of Papua Black Gold Caffee atau kopi emas hitam Papua yang berlokasi kampung Musaima Distrik Hubikosi Wamena.

Pendirian usaha itu awal kisahnya Kogoya  bercerita, sejak 2020 silam, ketika ia pergi ke kampung halamanya dari kota Wamena, ia melihat kopi tumbuh subur namun liar tanpa dikelola, banyak orang menebangnya secara liar.

“Maka saat itu saya mulai berfikir keras bagaimana caranya kopi ini bisa di kembangkan menjadi komuditi yang mimiliki nilai tinggi di tanah Papua khususnya dari kawasan Papua pegunungan ini, “katanya saat ditemui café milikinya Galery Of Papua Black Gold Caffee, sabtu (23/09/2023)

Dia bercerita, kopi  tidak sekedar minuman bagi penikmatnya tapi kopi merupakan salah satu alat pemersatu bangsa, kelompok, etnis dan gereja bahkan inspirasi bagi dunia. Ini menjadi sebab  utama dirinya untuk terjun dalam dunia usaha kopi.

“Maka awal 2021 saya mulai punya niat untuk terjun ke dunia usaha kopi, dan saat itu saya masih berprofesi sebagai guru bahasa inggris di salah satu SMP Negeri di Wamena, dan sejak itu juga mulai jatuh cinta dengan kopi kemudian dengan bermodalkan uang senilai Rp 1 juta rupiah saya dari kota Wamena kembali pergi ke kampung dimana saya di lahirkan dan di besarkan di kampung kecil itu,” katanya

Sejak saat itu, ia mulai belajar secara otodidak, mendalami pengetahuannya tentang pengolahan kopi dengan berbagai cara. Ia lalu mulai membeli kopi dari beberapa penjual “Mulai belajar secara ototidak melalui internet, youtube dan beberapa artikel di internet tentang cara olah biji kopi dan meracik kopi serta sempat tanya   ke orang pemilik caffe”  Ucap  Lemius Kogoya

Ia juga mengaku jika kopi yang diraciknya secara manual dan otodidak itu, tembus hingga pasar internasional misalnya ke pemerintah negara Cheko sebanyak 60 bungkus pada tahun 2021 bahkan tembus ke pasar Eropa.

“Akhirnya mulai sejak itu saya mulai lebih semangat lagi  untuk kembangkan di dunia usaha kopi walaupun saat itu belum ada lebel atau hak cipta resmi tapi sudah banyak orang pesan dan melirik dari berbagai menca maka buat saya makin semangat bekerja di dunia kopi ini hingga saat ini” ungkapnya sembari mengatakan kopinya ia datangkan dari berbagai daeri di Papua Pegunungan.

Ia juga  menceritakan jika dirinya punya mimpi dan harapan serta visi  besar bagaimana kopi arabika asal Pegunungan Jayawijaya ini dijadikan sebagai comudity unggulan di Provinsi Papua Pegunungan, sehingga kopi  mampu Impor/ekspor baik di tingkat Nasional maupun Internasional.

Usaha kopi yang dikembangkan saat ini dengan nama, galery off Papua black gold caffee atau kopi emas hitam Papua tersebut ia banggun di atas lokasi ukuran 7X4 m2 dan kedepan rencana mau tambah dengan ukuran 8×6 m2 di lokasi yang sama.

Advertisement

“Faslitas minuman yang kami sediakan di sini ada sebanyak 13 jenis minuman di antaranya yakni, kopi latte, americano,capucino, eksperoso, kopi singgel dan beberapa jenis minuman lainnya, sementara untuk makanan atau snack sendiri di antaranya ubi bakar, jagung rebus, danging wam, ayam potong semuanya  serba khas lokal  Wamena,” katanya

Sementara harga yang ia patok paling renda 10 – 15 ribu rupiah dan paling tinggi rp 20 ribu baik minuman maupun makanan. “Jadi kaloh para konsumen pesan satu paket berarti mereka hanya bayar Rp50 ribu,” katanya

Selain itu di caffe miliknya juga tersedia ruang literasi dengan menyediahkan berbagai jenis buku yang didominasi  buku bahasa inggris. Kogoya juga mengaku jika usahanya saat ini masih dalam proses perijinan.

“Tapi untuk para pengujung puji Tuhan sangat luar biasa, karena yang datang berkunjung mulai dari tingkat daerah, Nasional hingga Internasional dan dari semua kalangan baik, pejabat publik, politikus, tokoh masyarakat, mahasiswa hingga masyarakat biasa semuanya datang ke sini untuk menikmati kopi” katanya.

“Jika usaha saya ini bisa berjalan lancara maka rencana kedepannya  saya bangun gudang yang berukaran lebih besar sebagai tempat penampungan kopi untuk melayani kopi dari semua kabupaten, Distrik dan Kampung yang ada di Jayawijaya maupun wilayah Papua pegunungan pada umumnya” ujarnya lagi.(*)

Kabupaten Jayawijayakopi ArabikaKopi Wamena
3 Kopi Papua Diburu di Mancanegara
Mengulas Rasa Buah-buahan Segar Kopi Arabika Wamena

Leave a Comment Cancel reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Recent Posts

  • Kopi Wamena Perjalanan Epik dari Tradisi Lokal ke Tren Internasional
  • Biji Kopi Papua: Permata Langka dari Dataran Tinggi Indonesia yang Masih Asri
  • Papua Pemikat Ratu Belanda
  • Membongkar Rahasia Proses Pengolahan Kopi Papua: Dari Kebun ke Cangkir
  • Mengungkap Keunikan Kopi Papua Melalui Penelitian

Recent Comments

  1. admin on Pengusaha UMKM sebut kopi Papua makin diminati pengusaha mancanegara
  2. A WordPress Commenter on Baliem Blue Coffee: Merek Dagang Kopi Arabika Organik dari Lembah Baliem, Papua
  3. Spart Lee on Unsatiable entreaties may collecting Power.
  4. Spart Lee on Consulted admitting is power acuteness.
  5. Spart Lee on Discovery incommode earnestly no he commanded

Archives

  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • March 2025
  • August 2024
  • June 2024
  • March 2024
  • September 2023
  • February 2023
  • August 2022
  • May 2022
  • April 2022
  • October 2021
  • July 2021
  • November 2020
  • January 2020
  • May 2019
  • March 2018
  • November 2017
  • August 2016
  • April 2015
  • December 2014
  • October 2014
  • August 2014
  • July 2014
  • May 2014
  • April 2014
  • March 2014
  • February 2014
  • October 2013
  • September 2013
  • August 2013
  • July 2013
  • June 2013
  • March 2013
  • December 2012
  • November 2012
  • June 2011
  • May 2011
  • April 2011
  • January 2008
  • August 2007
  • January 2005

Categories

  • Analysis
  • Berita Perusahaan
  • Bisnis Kopi
  • Cerita Kopi
  • Firewall
  • IT Solutions
  • Security
  • Technology
  • Uncategorized

About aveit

Organic Arabica - Papua Single Origin by KSU Baliem Arabica, PT Papua Mandiri Bersaudara, PT Kimarek Aruwam Agorik, CV BANANA LEAF CAFES

Services

  • SEO Marketing
  • Pay Per Click
  • SEO Services
  • Social Media
  • SEO Audit

Company

  • Rahasia Proses Pengolahan Kopi Papua
  • Contact Us
  • Career
  • Terms
  • Team Members

Contact Us

  • ADDRESS

    California, TX 70240
  • EMAIL

    support@validtheme.com
  • CONTACT

    +44-20-7328-4499

© Copyright 2021 KopiPAPUA.com By PT PAPUA Mandiri Bersaudara

Logo